Selain menjadi Politisi PAN, Taufik juga aktif di Pergerakan Honorer Kategori 2 di DPP THK2 IB sebagai Koordinator IT dan Media.
Ia mengaku tak menyangka jika namanya akan lolos oleh KPU. Soalnya,
ini kali pertamanya ia maju sebagai calon legislatif yang akan duduk di
kursi parlemen.
“Alhamdulillah, saya bersyukur, dan akan berjuang keras. Tidak akan
saya sia-siakan kesempatan ini,” kata Ofik, sapaan sehari-hari.
Pada momen ini, Ofik mengatakan akan memperjuangkan nasib para
honorer K2 maupun Non Kategori yang ada di daerah berjuluk Kota Tauco
ini.
Soalnya, Ofik sendiri adalah seorang Guru Honorer Kategori 2 (HK2) di
salah satu Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Cidaun yang bertekad
maju sebagai Calon Legislatif di DPRD Kabupaten Cianjur.
Majunya Ofik sendiri bertujuan untuk menyerap aspirasi dan memperjuangkan nasib honorer di Kabupaten Cianjur.
“Niat saya maju untuk memperjuangkan nasib khususnya honorer dan
aspirasi para kawan-kawan komunitas, juga pemuda. Serta ingin menjadi
jembatan perjuangan warga Kabupaten cianjur lewat legislatif,” jelas
dia.
Pria berusia 39 tahun ini maju di dapil 5, Cianjur Selatan. Ia optimisme dapat merebut suara hingga enam ribu di wilayahnya.
“Kalau soal suara saya yakin dapat lebih dari lima sampai enam ribu
suara. suara murid, suara honorer di Cianjur Selatan (Dapil 5), suara
kawan-kawan komunitas, alumni SMP, alumni SMA juga alumni kampus,
keluarga besar, para tetangga, semua sudah saya komunikasikan dan mereka
siap mendukung saya pada pileg,” tegasnya.
Ia melanjutkan, selama ini sangat mengenal baik kondisi Dapil Cianjur 5 yang ia pilih untuk berjuangan di pileg 2019.
“Saya dari kecil sudah tinggal di Cidaun. sekolah sampai kuliah pun
di lembaga pendidikan yang berlokasi di Cidaun. saya juga aktif di
organisasi kepemudaan dan komunitas disini. keluarga besar saya juga
tinggal di Cidaun. jadi saya sangat yakin dan optimis,” tandasnya.
Sumber : Koran Perjeoangan
Sumber : Koran Perjeoangan




Post a Comment